Welcome 216.73.216.243
Filter
Riwayat (Opsional)
Nomor Hadits (Opsional)
Mengandung Kata
Tampilkan per Halaman hadits

Hadits Imam ABU DAUD Melalui Perawi Syuja' bin Al Walid bin Qais


No. Urut Riwayat Nomor Hadits Teks Hadits
1Abu Daud 389 Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ishaq Abu Bakar Ash Shaghani telah menceritakan kepada kami Abu Badr Syuja' bin Al Walid telah menceritakan kepada kami Syarik telah menceritakan kepada kami Abu Hushain dari Abu Shalih dari Abu Hurairah. Abu Badr berkata; Saya mengira dia memarfu'kan hadits ini kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya kerikil-kerikil itu akan meminta (dengan Nama Allah) kepada orang yang mengeluarkannya dari Masjid (agar tidak dikeluarkan)."
2Abu Daud 627 Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal telah menceritakan kepada kami Abu 'Ashim Adalah Dlahak bin Makhlad dan telah di riwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dan ini adalah hadits (riwayat) Ahmad, dia berkata; telah mengabarkan kepada kami Abdul Hamid yaitu Ibnu Ja'far telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Umar bin 'Atha` dia berkata; saya mendengar Abu Humaid As Sa'idi berkata di tengah-tengah sepuluh sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di antaranya adalah Abu Qatadah, Abu Humaid berkata; "Aku lebih mengetahui tentang shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Mereka berkata; "Kenapa demikian, demi Allah, padahal kamu bukanlah orang yang sering menyertai beliau dan bukan pula orang yang paling dahulu menjadi sahabat beliau daripada kami." Dia berkata; "Ya, benar." Mereka berkata; "Jika demikian, jelaskanlah." Abu Humaid berkata; "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hendak memulai shalatnya, beliau mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan kedua bahunya, kemudian beliau bertakbir sehingga semua tulang beliau kembali pada tempat semula dengan lurus, lalu beliau membaca (bacaan shalat) kemudian beliau bertakbir sambil mengangkat kedua tangan sampai sejajar dengan kedua bahu, lalu ruku' dengan meletakkan kedua telapak tangan di atas kedua lutut, kemudian meluruskan (punggung dan kepala) tidak menundukkan kepala dan juga tidak menengadah. Setelah itu beliau mengangkat kepala sambil mengucapkan: "Sami'allahu liman hamidah." Kemudian beliau mengangkat kedua tangan sehingga sejajar dengan kedua bahu sampai lurus, lalu mengucapkan: "Allahu akbar." Setelah itu beliau turun ke lantai, lalu merenggangkan kedua tangannya dari kedua lambungnya, kemudian beliau mengangkat kepala dan melipat kaki kirinya dan mendudukinya, dengan membuka kedua jari-jari kakinya apabila bersujud, kemudian mengucapkan: "Allahu akbar." Setelah itu, beliau mengangkat kepala dan melipat kaki kirinya serta mendudukinya, sehingga tulang beliau kembali ke posisinya, kemudian beliau mengerjakan seperti itu di raka'at yang lain. Apabila beliau berdiri setelah dua rakaat, beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangan sampai sejajar dengan kedua bahu, sebagaimana beliau bertakbir ketika memulai shalat, beliau melakukan cara seperti itu pada shalat-shalat yang lain, dan ketika beliau duduk (tahiyyat) yang terdapat salam, beliau merubah posisi kaki kiri dan duduk secara tawaruk (duduk dengan posisi kaki kiri masuk ke kaki kanan)." Setelah itu sepuluh sahabat tersebut berkata; "Benar kamu, demikianlah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat." Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah dari Yazid yaitu Ibnu Abu Habib dari Muhammad bin 'Amru bin Halhalah dari Muhammad bin 'Amru Al 'Amiri dia berkata; "Aku berada di majlis para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu mereka membicarakan shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Abu Humaid mengatakan; "…kemudian ia menyebutkan sebagian dari hadits ini." kata Abu Humaid selanjutnya; "Apabila ruku', beliau merapatkan kedua telapak tangan pada kedua lututnya, merenggangkan jari jemarinya lalu membungkukkan punggung (secara rata), tidak menengadah dan tidak pula menundukkan kepalanya." Abu Humaid melanjutkan; "Apabila beliau duduk dalam dua raka'at, beliau duduk di atas punggung telapak kaki kiri, dan menegakkan telapak kaki kanan. Sedangkan pada raka'at yang ke empat, beliau merapatkan pangkal paha yang kiri ke lantai, dan mengeluarkan kedua telapak kakinya menuju satu arah (yaitu di sebelah kanan)." Telah menceritakan kepada kami Isa bin Ibrahim Al Mishri telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb dari Al Laits bin Sa'd dari Yazid bin Muhammad Al Qurasyi dan Yazid bin Abu Habib dari Muhammad bin 'Amru bin Halhalah dari Muhammad bin 'Amru bin 'Atha` seperti hadits ini, dia mengatakan; "Apabila beliau sujud, beliau meletakkan kedua tangannya tanpa menghamparkan dan tidak pula merapatkan dan beliau menghadapkan jari-jari (kakinya) ke arah kiblat." Telah menceritakan kepada kami Ali bin Al Husain bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami Abu Badr telah menceritakan kepadaku Zuhair Abu Khaitsamah telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Al Hurr telah menceritakan kepadaku Isa bin Abdullah bin Malik dari Muhammad bin 'Amru bin 'Atha` salah seorang dari Bani Malik, dari Abbas atau 'Ayyasy bin Sahl As Sa'idi bahwa dia menghadiri majlis yang terdapat ayahnya dan beberapa sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, di dalam majlis itu pula terdapat Abu Hurairah, Abu Humaid As Sa'idi serta Abu Usaid dengan khabar (hadits) ini, dengan adanya penambahan atau pengurangan, dalam (riwayat itu), dia mengatakan; "Kemudian beliau mengangkat kepalanya yaitu dari ruku' sambil mengucapkan; "Sami'allahu liman hamidah, Allaumma rabbani walakal hamdu (Allah Maha mendengar terhadap siapa saja yang memuji-Nya, wahai rabb kami, hanya kepada-Mu lah segala puji-pujian)." Dan mengangkat kedua tangannya sambil mengucapkan; "Allahu akbar." Kemudian beliau sujud sambil menegakkan di atas telapak tangan dan kedua lututnya serta kedua telapak kakinya ketika beliau sedang sujud. Kemudian beliau bertakbir dan duduk tawaruk (duduk dengan posisi kaki kiri masuk ke kaki kanan) dan menegakkan telapak kakinya yang satu, kemudian beliau bertakbir lantas bersujud, lalu takbir yang di lanjutkan dengan berdiri, tidak duduk tawaruk (sebagaimana di awal) …" kemudian dia melanjutkan redaksi haditsnya, dia melanjutkan; "Kemudian beliau duduk setelah dua raka'at, sehingga ketika beliau hendak berdiri, beliau bertakbir terlebih dahulu, kemudian beliau menyempurnakan dua raka'at yang terakhir, dan tidak menyebutkan duduk tawaruk dalam tasyahud." Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin 'Amru telah mengabarkan kepadaku Fualaih telah menceritakan kepadaku 'Abbas bin Sahl dia berkata; "Abu Humaid, Abu Usaid, Sahl bin Sa'd dan Muhammad bin Maslamah bermajlis dan menyebutkan tata cara shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Abu Humaid mengatakan; "Aku adalah orang yang paling mengetahui tata cara shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." lalu dia menyebutkan sebagian dari hadits ini, katanya; "Kemudian beliau ruku' dengan meletakkan kedua tangannya pada kedua lututnya seakan-akan beliau menggenggamnya, dan mengikatkan kedua tangannya seperti tali lalu merenggangkannya dari kedua lambungnya." Selanjutnya dia berkata; "kemudian beliau sujud, dengan merapatkan hidung dan dahinya (ke lantai), dan merenggangkan kedua tangannya dari kedua lambungnya serta meletakkan kedua telapak tangan sejajar dengan kedua pundak. Setelah itu beliau mengangkat kepalanya (duduk di antara dua sujud) sehingga tulang beliau kembali ke posisi semula, seusainya (sujud) beliau duduk iftirasy (duduk di atas kaki kiri) dengan menghadapkan punggung kaki kanan ke arah kiblat, dan meletakkan kaki kanan di atas lutut kanan, dan telapak tangan kiri di atas lutut kiri, sambil menunjuk dengan jari (telunjuk) nya." Abu Daud mengatakan; "Hadits ini di riwayatkan oleh 'Utbah bin Abu Hakim dari Abdullah bin Isa dari 'Abbas bin Sahl, namun dia tidak menyebutkan (duduk) tawaruk, lalu dia menyebutkan sebagaimana hadits (riwayat) Fulaih." Sedangkan Al Hasan bin Al Hur menyebutkan posisi duduk sebagaimana hadits (riwayatnya) Fulaih dan 'Utbah." Telah menceritakan kepada kami 'Amru bin Utsman telah menceritakan kepada kami Baqiyah telah menceritakan kepadaku Utbah telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Isa dari Al 'Abbas bin Sahl As Sa'idi dari Abu Humaid dengan hadits seperti ini, katanya; "Apabila beliau sujud, beliau merenggangkan kedua pahanya tanpa memikul beban perutnya." Abu Daud mengatakan; "Hadits ini juga di riwayatka oleh Ibnu Mubarrak, telah menceritakan kepada kami Fulaih saya mendengar 'Abbas bin Sahl menceritakan (hadits ini), namun aku tidak hafal. Dan telah menceritakan kepadaku sepertinya ia menyebut Isa bin Abdullah bahwa dia pernah mendengar dari Abbas bin Sahl dia berkata; "Aku memaparkan hadits ini kepada Abu Humaid As Sa'idi, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ma'mar telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Minhal telah menceritakan kepada kami Hammam telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Juhadah dari Abdul Jabbar bin Wa`il dari ayahnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai hadits ini, katanya; "Ketika beliau sujud, beliau menempelkan kedua lututnya ke lantai sebelum meletakkan kedua telapak tangannya (ke lantai), katanya lagi; "Ketika beliau sujud, beliau meletakkan mukanya di antara kedua telapak tangannya dan merenggangkan kedua ketiaknya." Telah berkata Hajjaj; Hammam berkata; dan telah menceritakan kepada kami Syaqiq telah menceritakan kepadaku 'Ashim bin Kulaib dari ayahnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti (hadits) ini, dan di antara salah satu dari hadits tersebut yang lebih aku yakini adalah hadits Muhammad bin Juhadah yaitu; "Apabila beliau hendak bangkit (untuk berdiri), beliau bangkit di atas kedua lututnya dengan bersandarkan pada kedua pahanya."
3Abu Daud 646 Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Qudamah yaitu Ibnu A'yan dari Abu Badr dari Abu Thalut Abdussalam dari Ibnu Jarir Ad Dhabbi dari ayahnya dia berkata; "Aku melihat tangan kanan Ali radliallahu 'anhu memegang tangan kirinya pada pergelangannya diatas pusar." Abu Daud berkata; "Dan diriwayatkan dari Sa'id bin Jubair "diatas pusar". Abu Mijlaz mengatakan; "dibawah pusar." Dan di riwayatkan dari Abu Hurairah, namun sanadnya tidak kuat."
4Abu Daud 824 Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal telah menceritakan kepada kami Abu 'Ashim Adl Dlahak bin Makhlad telah mengabarkan kepada kami Abdul Hamid yaitu Ibnu Ja'far. Dan telah di riwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya telah menceritakan kepada kami Abdul Hamid yaitu Ibnu Ja'far telah menceritakan kepadaku Muhammad bin 'Amru dari Abu Humaid As Sa'idi dia berkata; saya pernah mendengarnya berkata di tengah-tengah sepuluh sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam -Ahmad berkata; telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin 'Amru bin 'Atha` dia berkata; aku mendengar Abu Humaid As Sa'idi berkata di tengah-tengah sepuluh sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di antaranya adalah Abu Qatadah, Abu Humaid berkata; "Aku lebih mengetahui tentang shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Mereka berkata; "kalau demikian, jelaskanlah." Kemudian Abu Humaid menyebutkan hadits tersebut, katanya; "… kemudian beliau membuka jari-jari kedua tangannya apabila sujud, lalu mengucapkan: "Allahu Akbar" Setelah itu, beliau mengangkat kepala dan melipat kaki kirinya serta mendudukinya, beliau mengerjakan seperti itu di raka'at yang lain." Kemudian dia menyebutkan lanjutan dari hadits tersebut, katanya; "…dan ketika beliau duduk (tahiyyat) yang terdapat salam, beliau merubah posisi kaki kiri dan duduk secara tawaruk (duduk dengan posisi kaki kiri masuk ke kaki kanan) di atas betis kiri." Ahmad menambahkan; "Sepuluh sahabat tersebut berkata; "Benar kamu, demikianlah beliau biasa melaksanakan shalat." keduanya tidak menyebutkan dalam kedua hadits tersebut tentang cara duduk dalam rala'at kedua." Telah menceritakan kepada kami Isa bin Ibrahim Al Mishri telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb dari Al Laits dari Yazid bin Muhammad Al Qurasyi dan Yazid bin Abu Habib dari Muhammad bin 'Amru bin Halhalah dari Muhammad bin 'Amru bin 'Atha` bahwa dia duduk-duduk bersama dengan beberapa sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam…" seperti hadits ini, namun dia tidak menyerbutkan Abu Qatadah, katanya; "Apabila beliau duduk pada raka'at kedua, beliau duduk di atas kaki kirinya, dan apabila duduk pada raka'at terakhir, beliau memajukan kaki kirinya dan duduk di atas tempat duduknya. ' Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah dari Yazid bin Abu Habib dari Muhammad bin 'Amru bin Halhalah dari Muhammad bin 'Amru Al 'Amiri dia berkata; "Aku pernah menghadiri suatu majlis…"seperti hadits ini" di dalam hadits tersebut, dia berkata; "Apabila duduk pada raka'at kedua, beliau duduk di atas telapak kaki kirinya dan menegakkan kaki kanannya, dan apabila duduk di raka'at ke empat (terakhir), beliau merapatkan pantatnya ke lantai dan mengeluarkan kedua telapak kakinya dari satu arah." Telah menceritakan kepada kami Ali bin Al Husain bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami Abu Badr telah menceritakan kepadaku Zuhair Abu Khaitsamah telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Al Hurr telah menceritakan kepada kami Isa bin Abdullah bin Malik dari 'Abbas atau 'Ayyasy bin Sahl As Sa'idi bahwa dia pernah menghadiri suatu majlis yang di dalamnya terdapat ayahnya, kemudian dia menyebutkan sebagian hadits, katanya; "Kemudian beliau sujud sambil tegak di atas telapak tangan dan kedua lututnya serta kedua telapak kakinya, kemudian beliau bertakbir dan sujud, setelah itu beliau bertakbir dan langsung berdiri tidak duduk tawaruk, kemudian beliau kembali (berdiri), kemudian beliau ruku' di raka'at yang lain (raka'at terakhir) sambil bertakbir seperti itu, kemudian beliau duduk setelah dua raka'at, sehingga ketika beliau hendak berdiri, beliau bertakbir terlebih dahulu, kemudian beliau menyempurnakan dua raka'at yang terakhir, ketika memberi salam, beliau memberi salam ke kanan dan ke arah kiri." Abu Daud mengatakan; "Dalam haditsnya Isa bin Abdullah tidak disebutkan seperti apa yang di sebutkan oleh Abdul Hamid dalam duduk tawaruk dan mengangkat (tangan) apabila berdiri dari dua raka'at." Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin 'Amru telah mengabarkan kepadaku Fulaih telah mengabarkan kepadaku 'Abbas bin Sahl dia berkata; Abu Humaid, Abu Usaid, Sahl bin Sa'd dan Muhammad bin Maslamah pernah berkumpul…" kemudian dia menyebutkan hadits ini, namun tidak menyebutkan tentang mengangkat (tangan) apabila berdiri dari dua raka'at dan juga pada waktu duduk" katanya; "Sampai beliau selesai, kemudian duduk dengan menduduki kaki kiri dan menghadapkan kiblat pada punggung kaki kanannya."
5Abu Daud 1432 Telah menceritakan kepada Kami Ali bin Al Husain bin Ibrahim bin Isykab, telah menceritakan kepada Kami Abu Badr, telah menceritakan kepada Kami Abu Khalid yang pernah singgah di Bani Dalan, dari Nubaih dari Abu Sa'id Al Khudri dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Siapapun seorang muslim yang memakaikan pakaian kepada muslim yang lainnya karena ia tidak berpakaian maka Allah akan memakaikan kepadanya pakaian dari pakaian yang hijau di Surga, dan siapapun seorang muslim yang memberikan makan kepada muslim lainnya yang dalam keadaan lapar maka Allah memberinya makanan dari buah-buahan di Surga, dan siapapun seorang muslim yang memberi minum muslim lainnya yang dalam keadaan haus maka Allah akan memberinya minum dari Ar Rahiq Al Makhtum (arak Surga)."

Database Hadits by LIDWA, WebScript by EndSur
Best viewed using Google Chrome

( ! ) Fatal error: Uncaught TypeError: Unsupported operand types: string + int in C:\wamp64\www\hadits\counter.php on line 11
( ! ) TypeError: Unsupported operand types: string + int in C:\wamp64\www\hadits\counter.php on line 11
Call Stack
#TimeMemoryFunctionLocation
10.0001449312{main}( )...\riwayat.php:0
20.2746661216include( 'C:\wamp64\www\hadits\footer.php )...\riwayat.php:273
30.2747661960include( 'C:\wamp64\www\hadits\counter.php )...\footer.php:18