Welcome 216.73.216.243
Info
Mursal ialah hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi langsung disandarkan kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, tanpa menyebutkan nama orang (sahabat) yang menceritakan kepadanya.

Selengkapnya tentang ilmu hadits...
Filter
Riwayat (Opsional)
Nomor Hadits (Opsional)
Mengandung Kata
Tampilkan per Halaman hadits

Kumpulan Hadits MURSAL


Nomor Urut Riwayat Nomor Hadits Teks Hadits
21Bukhari 2790 Telah bercerita kepada kami 'Ali bin 'Abdullah telah bercerita kepada kami Sufyan telah bercerita kepada kami Az Zuhriy dari 'Ubaidullah dari Ibnu 'Abbas dari Ash-Sho'bu bin Jatsamah radliallahu 'anhum berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berjalan melewatiku di Al Abwa' atau di Waddan, Beliau ditanya tentang kaum musyrikin penduduk suatu negeri yang diserbu lalu para wanita dan anak keturunan mereka terbunuh. Beliau menjawab: "Mereka termasuk dari golongan mereka "(musyrikin yang berhak diperangi). Dan aku mendengar Beliau bersabda: "Tidak ada perlindungan kecuali milik Allah dan Rosul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam". Dan dari Az Zuhriy bahwa dia mendengar 'Ubaidullah dari Ibnu 'Abbas telah bercerita kepada kami Ash-Sho'bu tentang anak keturunan dimana 'Amru bercerita kepada kami dari Ibnu Syihab dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan kami mendengarnya dari Az Zuhriy berkata telah mengabarkan kepadaku 'Ubaidullah dari Ibnu 'Abbas dari Ash-Sho'bu berkata: "Mereka dari golongan mereka "dan tidak berkata seperti yang dikatakan 'Amru: Mereka dari bapak-bapak mereka".
22Bukhari 2895 Telah bercerita kepada kami 'Abdullah bin 'Abdul Wahhab telah bercerita kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayub dari 'Abdullah bin Abi Mulaikah bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dihadiahi beberapa potong baju terbuat dari sutera yang berkancing emas lalu Beliau membagi-bagikannya kepada orang-orang dari shahabat Beliau dan menyisakan satu potong untuk Makhramah bin Naufal. Maka dia datang bersama anaknya, Al Miswar bin Makhramah lalu berdiri di depan pintu seraya berkata; "Panggilkan Beliau untukku "Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mendengar suaranya lalu Beliau mengambil baju yang tersisa, dan beliau berikan kepadanya seraya memperlihatkan kebagusan baju tersebut serta berkata: "Wahai, Abu Al Miswar, sengaja aku sisakan untukmu, wahai, Abu Al Miswar, sengaja aku sisakan untukmu". Abu Al Miswar memang tabi'at suaranya keras. Dan Ibnu 'Ulayyah meriwayatkan dari Ayyub. Dan berkata Hatim bin Wardan telah bercerita kepada kami Ayub dari Ibnu Abi Mulaikah dari Al Miswar bin Makhramah; "Kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam didatangkan beberapa potong baju". Hadits ini diikuti pula oleh Al Laits dari Ibnu Abi Mulaikah.
23Bukhari 2899 Telah bercerita kepada kami Sa'id bin 'Ufair berkata telah bercerita kepadaku Al Laits berkata telah bercerita kepadaku 'Uqail dari Ibnu Syihab berkata; 'Urwah menganggap bahwa Marwan bin Al Hakam dan Miswar bin Makhramah keduanya mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam berkata ketika datang kepada beliau utusan suku Hawazin yang telah menyatakan diri memeluk Islam lalu mereka meminta kepada Beliau agar mengembalikan harta-harta mereka dan para tawanan mereka. Maka Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam berkata kepada mereka: "Perkataan yang paling aku sukai adalah yang paling jujur. Untuk itu silakan kalian pilih satu dari dua pilihan, apakah tawanan atau harta. Sungguh aku memberi kesempatan untuk mereka". Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam menunggu kedatangan kabar mereka sekitar sepuluh malam ketika Beliau kembali dari Tha'if. Setelah jelas bagi mereka bahwa Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam tidak akan mengembalikan kepada mereka kecuali satu diantara dua pilihan akhirnya mereka berkata; "Kami memilih tawanan kami". Maka Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam berdiri di hadapan Kaum Muslimin kemudian Beliau memuji Allah yang memang Dialah satu-satunya yang berhak untuk dipuji lalu berkata: "Amma ba'du. Sesungguhnya saudara-saudara kalian datang kepada kita dengan bertobat dan aku berpikir untuk mengembalikan tawanan mereka. Maka siapa yang suka untuk berbuat baik, lakukanlah (mengembalikan tawanan) dan siapa yang suka di antara kalian untuk mengambil haknya hingga kami akan berikan kepadanya bagian dari fa'i yang dari awal Allah telah mengkaruniakannya kepada kita, lakukanlah". Maka orang-orang berkata; "Kami memilih untuk berbuat baik kepada mereka, wahai Rasulullah". Maka Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam berkata kepada mereka: "Sesungguhnya kami belum mengetahui siapa di antara kalian yang berhak memberi izin dan siapa yang tidak. Untuk itu kembalilah kalian sampai jelas bagi kami siapa orang yang memegang urusan kalian". Maka mereka kembali lalu orang-orang yang memegang urusan mereka berbicara kepada mereka kemudian mereka kembali menemui Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam dan mengabarkan bahwa mereka telah bersikap baik dan mengizinkan. Inilah kisah yang sampai kepada kita tentang para tawanan suku Hawazin.
24Bukhari 2911 Telah bercerita kepada kami Abu an-Nu'man telah bercerita kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayyub dari Nafi' bahwa 'Umar bin Al Khaththab radliallahu 'anhu berkata; "Wahai Rasulullah, aku pernah bernadzar untuk beri'tikaf satu hari di masa jahilliyah". Maka Beliau memerintahkan aku untuk melaksanakannya". Perawi (Nafi') berkata; "'Umar pernah mendapatkan dua budak perempuan dari tawanan perang Hunain lalu dia menitipkannya pada suatu rumah di Makkah". Perawi berkata; "Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membebaskan para tawanan perang Hunain hingga mereka bebas berjalan di lorong-lorong kota Makkah. 'Umar berkata; "Wahai 'Abdullah, lihatlah apa yang terjadi?". 'Abdullah bin 'Umar berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam telah membebaskan para tawanan". Maka 'Umar berkata; "Pergi dan bebaskanlah dua budak perempuan itu". Nafi' berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tidak ber'umrah dari Ji'ranah, dan seandainya Beliau ber'umrah tentu akan diketahui oleh 'Abdullah (bin 'Umar) ". Dan Jarir bin Hazim menambahkan dari Ayyub dari Nafi' dari Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma berkata; "(Dua budak itu) sebagai jatah khumus (seperlima ghanimah) ". Dan diriwayatkan oleh Ma'mar dari Ayyub dari Nafi' dari Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma; "(Aku punya) nadzar", dan dia tidak mengatakan satu hari".
25Bukhari 3272 Telah bercerita kepada kami 'Abdullah bin Yusuf telah bercerita kepada kami Al Laits dari ; Uqail dari Ibnu Syihab dari 'Urwah bin Az Zubair dari 'Aisyah radliallahu 'anha bahwa; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia dalam usia enampuluh tiga tahun". Dan Ibnu Syihab berkata, dan telah mengabarkan kepadaku Said bin Al Musayyab seperti hadits ini'.

Database Hadits by LIDWA, WebScript by EndSur
Best viewed using Google Chrome

( ! ) Fatal error: Uncaught TypeError: Unsupported operand types: string + int in C:\wamp64\www\hadits\counter.php on line 11
( ! ) TypeError: Unsupported operand types: string + int in C:\wamp64\www\hadits\counter.php on line 11
Call Stack
#TimeMemoryFunctionLocation
10.0001449168{main}( )...\kumpulan.php:0
20.0345619968include( 'C:\wamp64\www\hadits\footer.php )...\kumpulan.php:312
30.0345620336include( 'C:\wamp64\www\hadits\counter.php )...\footer.php:18